Anggotanya Positif Corona Polda Riau Bungkam

Pekanbaru – Kepolisian Daerah Riau memilih untuk menutup diri dan enggan berkomentar terkait salah seorang anggotanya yang menjadi pasien positif corona ke-79 di Provinsi Riau.

Hingga Selasa petang, jumlah pasien positif COVID-19 di Provinsi Riau bertambah jadi 81 orang dan penambahan terbaru mayoritas akibat pasien tertular karena ada riwayat ke Provinsi Jawa Barat.

Juru Bicara COVID-19 Riau dr Indra Yovi Sp.P (K) di mengatakan terdapat penambahan tujuh pasien positif, enam diantaranya diketahui ada riwayat perjalanan ke Provinsi Jawa Barat yang merupakan daerah terjangkit, sedangkan satu lagi ada riwayat perjalanan ke Jawa Timur.

“Terdapat penambahan tujuh kasus positif COVID-19 sehingga total ada 81 kasus positif di Riau. Rinciannya 29 dirawat, 46 sehat dan dipulangkan, dan enam meninggal dunia,” katanya.

Ini adalah penambahan cukup banyak terjadi dalam sehari, setelah sebelumnya tercatat ada 74 kasus positif COVID-19 di Riau.

Pasien ke-75 hingga 78 adalah warga Kota Pekanbaru yang ada riwayat dari Jabar. Pasien ke-75 berinisial AS dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. Pasien berusia 33 tahun ini memiliki riwayat perjalanan dari Jawa Barat.

Pasien ke-76 berinisial A yang merupakan warga Kota Pekanbaru berusia 34 tahun dan saat ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. Kemudian pasien ke-77 dan 78 masing-masing berinisial F dan R yang usianya sama 34 tahun. Saat ini keduanya sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru.

Sementara pasien ke-79 berinisial EW merupakan warga Kabupaten Kuantan Singingi. Pasien berusia 33 tahun ini sudah diisolasi dan dirawat di Kota Pekanbaru. EW diketahui merupakan anggota Polri yang bertugas di Mapolda Riau sejak 2009 lalu.

“Tuan EW memiliki riwayat perjalanan dari Jawa Barat,” katanya.

Berdasarkan keterangan tertulis dari gugus tugas COVID-19 Riau yang diperoleh awak media , EW dinyatakan positif Corona setelah menjalani dua kali tes Swab pada hari ini. Sebelum dinyatakan positif, EW telah menyandang status PDP usai dari Sukabumi dan sempat dirawat di RS Bhayangkara Polda Riau sejak 8 Mei 2020 lalu.

Namun, Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto enggan memberikan keterangan terkait informasi tersebut. Dia juga tidak bersedia memberikan pernyataan langkah preventif ke delan Polda Riau usai salah satu anggotanya terinfeksi Corona. Hingga berita ini diturunkan, pesan yang dikirim awak media belum direspons. (Ant)