Riau Membaik Alami Penurunan Status Positivity Rate COVID-19

Pekanbaru – Kabar baik datang dari kancah pandemi COVID-19, Dinas Kesehatan Provinsi Riau mengumumkan adanya penurunan status positivity rate COVID-19 di wilayah setempat menjadi 6 persen.

“Dimana pada minggu lalu Riau masih di angka 20 persen saat ini sudah turun mencapai 6 persen,” kata Kepala Dinas KesehatanRiau Mimi Yuliani Nazir, di Pekanbaru, Senin.

Mimi mengatakan, penerapan status Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 untuk Kota Pekanbaru, status PPKM level 3, untuk Kabupaten Kota lainnya sepertinya ampuh untuk menekan penyebaran COVID-19. Hasilnya akan dievaluasi hari ini Senin (6/9/2021).

Dia memperkirakan dengan penurunan tersebut, status seluruh daerah di Riau akan turun level, setelah dalam dua pekan ini kasus harian positif COVID-19 menurun.

“Kalau melihat menurunnya kasus harian di Riau diprediksi level PPKM di Riau akan turun, termasuk di Pekanbaru yang masih level 4. Tapi keputusannya tetap di Pemerintah pusat melalui Mendagri,” kata Mimi.

Dikatakan Mimi, menurunnya kasus harian positif COVID-19 di Riau, diikuti dengan menurunnya positivity rate di Riau. Pada minggu lalu masih di angka 20 persen, saat ini sudah mencapai 6 persen.

Mimi kembali mengingatkan agar masyarakat tidak cepat puas dengan menurunnya kasus, tetap waspada dan selalu prokes. Disiplin pada 5 M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencegah mobilitas interaksi adalah harga mati.

“Alhamdulillah kasus terkonfirmasi positif harian dalam sepekan terakhir ini menurun. Tapi jangan terlalu senang dengan penurunan ini, karena masih fluktuatif, dan mudah-mudahan kasus ini akan terus menurun seterusnya. Dan masyarakat harus ingat jangan lengah tetap terapkan 5 M,” kata Mimi Yuliani Nazir.

Sementara itu data yang berhasil dirangkum dari Diskes Riau, kasus harian pasien terkonfirmasi positif COVID-19, di Provinsi Riau, untuk Ahad (5/9/2021), terkonfirmasi bertambah sebanyak 185 kasus. Sedangkan untuk pasien sembuh bertambah 518 orang, meninggal dunia bertambah 21 orang.

Positivity rate adalahrasio jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 berbanding dengan total tes di suatu wilayah. Cara menghitung positivity rate adalah jumlah total kasus positif dibagi dengan jumlah orang yang dites dan dikalikan 100.

Semakin rendah positivity rate menunjukkan juga jumlah orang yang dites semakin banyak dan menunjukkan pelacakan kontak yang memadai. (Ant)