Heboh, Hujan Es Guyur Kuansing, BMKG : Akibat Awan Cumulonimbus

KUANSING-Hujan es mengguyur sebagian wilayah di Kab. Kuantan Singingi ( Kuansing ). Hujan es membuat heboh warga yang menyaksikan fenomena alam tersebut.

Informasi tersebut diterima oleh BMKG Pekanbaru dan kemudian menganalisa kejadian yang menghebohkan warga tersebut. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan fenomena itu disebabkan oleh awan Cumulonimbus (CB).

“Fenomena hujan es terjadi karena adanya awan Cumulonimbus,” kata Prakirawan BMKG Pekanbaru, Fitri NA, Rabu (23/3/2022).
Awan cumulonimbus tersebut terbentuk dari awan-awan kecil yang kemudian berkumpul dan berubah menjadi tumpukan awan tebal akibat embusan angin. Lalu, karena semakin tebal, awan cumulonimbus kemudian akan mencapai lapisan atmosfer yang makin atas dan pada kondisi tertentu ia akan menjadi jenuh.

“Selanjutnya, lantaran semakin tinggi posisi awan, maka tekanan dan suhu yang ada pun turut semakin dingin. Kondisi itu lalu membuat butiran es cumulonimbus tidak mencair secara sempurna, sehingga bisa jatuh ke permukaan bumi hingga kemudian disebut sebagai hujan es. Hujan ini sangat lokal dan waktu terjadinya pun sangat singkat,” jelas Fitri.

Perlu diketahui, pada selasa tanggal 22 maret sekitar pukul 17:10 wib. Kab.Kuansing diguyur hujan deras disertai angin kencang. Bahkan, sejumlah warga memberi kesaksian melihat butiran es sebesar kerikil tersebut, ada juga yang mengabadikan momen dengan mengambil foto serta video.